Kemudian, disusul Susilo Bambang Yudhoyono 0,9%, Gatot Nurmantyo 0,7%, Agus Harimurti Yudhoyono 0,7%, Jusuf Kalla 0,5%.
"Sosok Joko Widodo masih menempati posisi pertama dengan persentase 52,8%. Disusul Prabowo Subianto di posisi kedua dengan persentase 15,4%," kata Peneliti Populi Center, Hartanto Rosojati di Kantor Populi Center, Jakarta Barat, Rabu (28/2).
Adapun kata Hartanto, persentase publik yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab semakin besar. Dari semula, kata dia 20,5% di bulan Desember 2017 jadi 25,5% di bulan Februari.
"Temuan ini menarik mengingat meningkatnya persentase masyarakat belum ditentukan dan tidak berpengaruh dukungan terhadap Joko Widodo," kata Hartanto.
Survei ini dilakukan dalam rentang waktu 7- 16 Februari 2018, terhadap 1.200 responden. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error 2,89 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar